31 Desember 2025
Implementasi makanan siap santap masih terus dilakukan sejak hari pertama Dapur Umum ASAR Humanity aktif. Karena memang kondisi warga masih sangat membutuhkannya. Banyak yang masih bertahan di pengungsian dan belum bisa menyediakan makanan untuk diri dan keluarganya.
31 Desember 2025
Sekolah, juga menjadi salah satu area terdampak yang sangat menghambat proses belajar mengajar siswa.
31 Desember 2025
Warung yang menjadi sumber pencaharian, belum bisa buka kembali karena barang-barang di dalam kotor setelah terendam, sehingga pemiliknya harus bersih-bersih dan belum punya modal lagi untuk membeli barang-barang dagangan. Selain itu, kondisi ekonomi warga sekitar juga belum kondusif.
31 Desember 2025
Anak-anak masih kehilangan ruang untuk bermain. Syukurnya, mereka tetap mau bermain di mana saja, bahkan diantara runtuhan rumah.
31 Desember 2025
Meski sudah 1 bulan berlalu sejak arus banjir bandang pertama menerjang Sumbar, namun warga penyintas masih disibukkan dengan membersihkan lumpur yang menumpuk di rumah ataupun lingkungan rumah mereka.
31 Desember 2025
25 November - 25 Desember 2025
22 Desember 2025
Rumah satu-satunya, tempat berlindung dan berteduh, beristirahat dan bercengkrama dengan keluarga, terendam air dan lumpur pekat. Butuh berhari-hari untuk dibersihkan, pun kondisinya sudah tidak sama seperti semula. Banyak rumah yang harus dibangun kembali.
22 Desember 2025
Banyak masjid yang rubuh dan tidak dapat digunakan lagi. Warga tidak lagi punya tempat ibadah untuk shalat berjamaah dan bermajelis.
22 Desember 2025
Anak-anak berpose ceria, duduk di watertank, ketika distribusi air bersih tengah dilakukan. Alhamdulillah ya, anak-anak, kalian sudah bisa senyum lagi. Semoga nggak sedih-sedih lagi, yaa.
22 Desember 2025
Ibu-ibu harus standy terus di Dapur Umum untuk menyediakan makan pagi, siang, dan malam. Masya Allah. Semangaatt, ibu-ibuuu! Semoga sehat terus, jadi bisa masak terus untuk penyintas.