LAZNAS ASAR Humanity LAZNAS ASAR Humanity
Pangan

Di Penghujung Usianya, Nek Time Hanya Ingin Makan dengan Layak

Donasi Terkumpul

RP. 8,328,432 dari RP. 50,000,000 17%
176 Dermawan
Sisa 60 hari

Kisah

Di sebuah gubuk sederhana berdinding anyaman bambu, yang mulai lapuk dimakan usia. Nek Time menjalani hari-harinya seorang diri.

Di hadapannya, tak ada meja makan yang terisi.
Tak ada dapur yang mengepul.
Tak ada siapa pun yang menyapanya.
Yang ada hanyalah kesunyian….

Usianya telah menginjak 90 tahun. Rumah sederhana yang menjadi tempat berteduhnya seolah ikut menua bersamanya. Dinding anyaman bambunya mulai rapuh, atapnya tak lagi mampu melindungi dari derasnya hujan, dan di sanalah Nek Time menjalani hari-hari dalam kesendirian, dengan harapan sederhana agar esok masih ada makanan untuk disantap.

Tak ada anak yang menemani.

Tak ada keluarga yang merawat.

Tak ada pula penghasilan yang dapat ia andalkan.

Kaki yang dahulu begitu kuat menyusuri sawah demi mencari nafkah kini tak lagi mampu menopang tubuhnya. Untuk melangkah beberapa langkah saja, Nek Time harus bertumpu pada sebatang tongkat yang tak pernah lepas dari genggamannya. Aktivitas sederhana yang dulu ia lakukan tanpa berpikir, kini berubah menjadi perjuangan yang menguras seluruh tenaganya.

Namun, rasa lelah itu bukanlah beban terberat yang harus ia hadapi.

Yang paling menyakitkan adalah ketika perutnya kembali kosong, sementara ia tak lagi memiliki tenaga untuk mencari rezeki.

Hari demi hari, Nek Time hanya bisa berharap ada seseorang yang mengetuk pintunya sambil membawa sedikit makanan. Jika tak ada yang datang, ia memilih menahan lapar hingga esok hari, seraya terus menggantungkan harapan kepada Allah SWT.

Meski hidup dalam keterbatasan, Nek Time tak pernah meninggalkan Rabb-nya.

Setiap kali azan berkumandang, ia tetap berusaha melangkahkan kaki menuju masjid. Dengan tubuh yang semakin renta dan tongkat yang selalu menemaninya, ia memenuhi panggilan Allah meski setiap langkah terasa begitu berat.

Di setiap sujudnya, Nek Time tak pernah meminta kehidupan yang mewah. Ia hanya memohon kekuatan untuk menjalani sisa usianya, memohon kesehatan agar masih diberi kesempatan beribadah, serta berharap Allah mengirimkan pertolongan melalui hati orang-orang yang dipenuhi kasih sayang.

Hari ini, mungkin doa itu sampai kepada kita.

Namun, kisah Nek Time bukanlah satu-satunya.

Masih banyak lansia dhuafa di berbagai pelosok Indonesia yang menjalani masa tua dalam kemiskinan, kelaparan, dan kesendirian. Setelah puluhan tahun bekerja keras demi menghidupi keluarga, kini mereka justru harus menghadapi hari-hari tanpa kepastian makanan, tanpa penghasilan, dan tanpa pendamping yang merawat mereka.

Hari ini, kita memiliki kesempatan menjadi jawaban atas doa-doa yang mereka panjatkan. Melalui campaign ini, donasi Anda akan disalurkan untuk menghadirkan makanan bergizi, paket pangan, serta kebutuhan pokok bagi Nek Time dan para lansia dhuafa lainnya agar mereka dapat menjalani hari-hari dengan lebih layak, sehat, dan bermartabat. Bagi kita, mungkin ini hanya sepiring makanan. Namun bagi Nek Time, itu adalah harapan untuk bertahan hidup. Bagi kita, mungkin ini hanya sebagian kecil dari rezeki. Namun bagi beliau, itu adalah bukti bahwa masih ada yang peduli.

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak menyayangi yang muda dan tidak menghormati yang tua."

(HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Mari muliakan para lansia yang telah menghabiskan masa mudanya untuk bekerja, berjuang, dan beribadah.

Jangan biarkan Nek Time menghadapi sisa usianya dalam kelaparan dan kesendirian.

Hari ini, kita dapat menjadi alasan hadirnya sepiring makanan di hadapan Nek Time, menjadi penguat bagi tubuhnya yang semakin renta, sekaligus menghadirkan harapan bahwa ia tidak menjalani masa tuanya seorang diri.

Mari hadirkan sepiring makanan, paket pangan, dan harapan bagi Nek Time serta para lansia dhuafa lainnya agar mereka dapat menjalani masa tua dengan lebih layak dan penuh kemuliaan.

Klik "Donasi Sekarang" dan jadilah jalan rezeki bagi Nek Time. Semoga setiap rupiah yang kita titipkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir, menguatkan mereka yang lemah, serta menghadirkan keberkahan dalam setiap langkah kehidupan kita.

Update

Belum ada update

Yuk Ikut Berkontribusi jadi Fundraiser bersama Asar Humanity

Login Untuk Mulai

Fundraiser

Belum ada fundraiser. Jadilah yang pertama!

Nama Donatur

  • NA

    Hamba Allah

    1 minggu yang lalu

    RP. 35,000

  • NA

    Hamba Allah

    1 minggu yang lalu

    RP. 35,000

  • NA

    Hamba Allah

    1 minggu yang lalu

    RP. 10,160